Kamis, 06 Agustus 2009

Tenang lah Jiwa yang Arogan...

Wahai arogan…. jadilah engkau sebagai harapan… bukan semua yang melenakan… Wahai arogan…. jadilah engkau definisi lain, yang lebih berarti dari sekedar kehinaan… yang lebih terhormat dengan pembuktian.

Tenanglah engkau wahai arogan!

Karena engkau yang membuatku berlari di rimbunnya semak kealpaan akan tugas-tugas hidupku

di belantara kehidupan

Kau bersikap layaknya seorang jagoan yang berjuang di medan perangPadahal kepengecutan adalah wajah asli yang kau sembunyikan di balik topengmu

Ya

Rasa takut yang terlihat seperti elang

Memangsa setiap naluri kebaikan

Mencabik agenda yang tersususn di atas kesempurnaan rancangan.

Maka, tenanglah wahai arogan…

Janganlah engkau jerat aku dengan keinginan-keinginan berwujud pelangi yang hadir dalam imaji

yang terpeta di dalam kepala

Wahai Sang Arogan

Untuk saat ini singgahlah engkau ke sebuah ruang putih yang tenang

Karena engkau hanya libido semu yang akan hilang saat izrail menarik seutas ruh yang

menagntarkanmu menuju keabadian.

Tenang, tenang, tenang….

Bunda menantimu dengan binar matanya agar kau menjadi anak yang saleh.

Ssttt… Persiapkan amunisi dengan mengasah intuisi

Yaa ayuhannafsu mutmainah…..

Kapan ya, disapa Allah dengan sebutan jiwa-jiwa yang tenang?

Selasa, 02 Desember 2008

INILAH HIDUP.....!!!

Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan; tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian. (Francis Bacon)

Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama. (Norman Vincent Peale)

Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan. (Gen. Collin Powell)

Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa anda dicintai seperti apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun anda seperti diri anda adanya. (Victor Hugo)

SALING CINTA..

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. ltulah Bumi, tempat kita semua berpijak dan bernaung. Tangan-tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini begitu cantik; tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang; dan terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak Jima puluh milyar tahun kelahiran matahari; sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhati-hati. Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi kehidupan manusia, maha karja yang menyimpan cahaya-Nya, yang diturunkan dua juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan Lima milyar tahun ke depan sebelum mendidihkan air di penjuru galaksi. Perjalanan manakah yang kau kan tempuh, wahai manusia? Kita dapat melakukan perjalanan akbar ke angkasa menembus gelapnya alam raya; menyentuh tepiannya yang tak terbatas. Atau, perjalanan agung kedalam din sendiri menerobos kelamnya sang Aku; menyentuh cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha Pencipta. Perjalanan manapun yang kita pilih, kita semestinya disadarkan bahwa tiada segala sesuatu mi tercipta tanpa rahmat dan cinta kasih yang melimpah-ruah. Karena itu, sesama kaki yang berpijak di bumi, sesama kepala yang menjulang ke langit, tiada benang pengikat yang pantas ditambatkan selain hidup saling memberi, saling menerima, dan saling mencintai.

INNER BEAUTY...

Orang-orang muda yang ‘cantik’ adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang ‘cantik’ adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri